Dampak Jika Tidak Ada Audit Internal Dalam Perusahaan

Diposting pada

Dampak Jika Tidak Ada Audit Internal Dalam Perusahaan – Audit atau pemeriksaan yaitu dalam arti luas bermakna evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit dilaksanakan oleh pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak yang disebut auditor. Pengertian audit internal secara umum yaitu suatu penilaian atas keyakinan independent, objektif dan aktivitas konsultasi yang dirancang untuk menmah nilai dan meningkatkan operasi organisasi. Tujuan diadakannya audit adalah untuk melakukan verifikasi bahwa subjek dari audit telah diselesaikan atau berjalan sesuai dengan standar, regulasi, dan praktik yang telah disetujui dan diterima.

Auditor internal dalam suatu perusahaan sangat penting karena selain untuk mendapatkan informasi dari pihak yg independen, internal auditor juga berfungsi untuk mengendalikan jalannya organisasi. Karena internal auditor bertugas mengevaluasi kinerja pihak yg diaudit guna mengetahui kemungkinan terjadinya penyimpangan, baik penyimpangan yg sifatnya kepatuhan (compliance), inefisiensi, kecurangan (fraud), aktivitas operasi, pekerjaan yg tidak efektif, laporan keuangan yg tidak mencerminkan kondisi sesungguhnya, dsb, tergantung jenis internal auditor-nya. Dengan demikian adanya internal auditor bisa menghindari resiko terjadinya kerugian karena tidak adanya kontrol dari pihak yg independen. Atau karena pengambilan keputusan yg salah akibat informasi yg tidak obyektif.

Langkah audit internal

Proses Internal Audit dapat menjadi cara terbaik untuk mendapatkan pandangan dari orang luar, yang dapat secara langsung melihat proses dan membantu mengidentifikasi area mana saja yang diperlukan perbaikan, atau membantu merampingkan proses untuk berjalan lebih baik, lebih cepat atau lebih efisien. Berikut adalah lima langkah utama dalam proses Audit Internal :

Baca Juga:   Test Drive Suzuki SPlash GL, Seperti Apa Hasilnya?



Perencanaan Jadwal 

Bagian terpenting dari suatu proses Audit yang baik adalah memiliki Jadwal Audit yang tersedia untuk membiarkan semua orang tahu kapan setiap proses akan diaudit selama siklus yang akan datang (biasanya jadwal tahunan). Jika Anda tidak memiliki rencana audit dan melakukan audit secara mendadak, hal itu seperti memberikan kesan bahwa manajemen “sudah tidak percaya lagi dengan karyawannya.”

Perencanaan Proses

Langkah pertama dalam perencanaan audit adalah mengkonfirmasi dengan pemilik proses kapan audit akan dilakukan. Rencana diatas lebih kepada pedoman seberapa sering proses akan diaudit dan kapan kira-kira akan dilakukan, tetapi dengan mengkonfirmasi memungkinkan auditor dan pemilik proses untuk berkolaborasi dalam menentukan waktu terbaik dan secara bersama-sama meninjau proses yang ada. Auditor dapat meninjau hasil audit sebelumnya dan melihat apakah ada tindak lanjut yang diperlukan pada komentar atau masalah yang sebelumnya ditemukan, dan ketika pemilik proses dapat mengidentifikasi daerah yang perlu perbaikan maka auditor dapat melihat dan membantu pemilik proses untuk mengidentifikasi informasi yang diperlukan. Sebuah rencana audit yang baik dapat memastikan bahwa pemilik proses akan mendapatkan nilai tambah dari proses audit yang dilakukan.

Melakukan Audit

Audit dimulai dengan pertemuan auditor dan pemilik proses untuk memastikan bahwa rencana audit selesai dan siap. Maka ada banyak jalan bagi auditor untuk mengumpulkan informasi selama audit: meninjau catatan, berbicara dengan karyawan, menganalisis data dari proses kunci atau bahkan mengamati proses secara langsung. Fokus dari kegiatan ini adalah untuk mengumpulkan bukti bahwa proses ini berfungsi seperti yang direncanakan dalam SMM, dan efektif dalam menghasilkan output yang dibutuhkan. Salah satu hal yang paling berharga yang auditor dapat lakukan untuk pemilik proses, tidak hanya untuk mengidentifikasi area-area yang tidak berfungsi dengan baik, tetapi juga untuk menunjukkan proses mana saja yang dapat berfungsi lebih baik jika dilakukan perubahan.

Baca Juga:   Apa Itu Penyakit Leukemia? Inilah Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya!



Pelaporan Audit Pemilik

Pertemuan penutupan dengan pemilik proses adalah suatu keharusan untuk memastikan bahwa aliran informasi tidak tertunda. Pemilik proses ingin tahu apakah ada kelemahan yang perlu ditangani, dan juga untuk mengetahui jika ada proses yang bisa di Improve. Ini harus diikuti dengan catatan tertulis sesegera mungkin untuk memberikan informasi dalam format yang lebih permanen untuk membuat tindak lanjut dari informasi tersebut. Dengan mengidentifikasi tidak hanya area-area yang tidak sesuai dengan proses, tetapi juga area positif dan area yang memiliki potensi untuk improvement, pemilik proses akan mendapatkan nilai tambah yang lebih baik dari Internal Audit yang dilakukan, dengan melakukan perbaikan proses dari informasi tersebut.

Tindak lanjut atas Masalah atau Perbaikan yang ditemukan

Seperti banyak standar manajemen mutu, tindak lanjut merupakan salah satu langkah penting. Jika masalah telah ditemukan dan tindakan lanjut perbaikan telah dilakukan, lalu memastikan bahwa temuan tersebut telah diperbaiki dan itumerupakan kunci dari perbaikan. Jika improvement telah selesai dilakukan, kemudian proses berikutnya adalah melihat berapa banyak proses telah meningkat dari sebelumnya.

Dampak yang akan terjadi jika perusahaan tidak pernah melalukan proses audit :




  1. Kredibilitas dan kinerja perusahaan yang sudah berjalan selama ini akan dinilai tidak baik di hadapan para pemegang saham, pihak investor, dan pemerintah karena tidak menyajikan laporan keuangan yang lebi terpercaya dan valid.
  2. Beresiko besar untuk terjadinya tindakan-tindakan kecurangan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
  3. Tidak memiliki dasar yang lebih bisa dipercaya untuk menyiapkan surat-surat pemberitahuan pajak yang telah diserahkan terhadap pihak pemerintah.
  4. Menghadapi berbagai hambatan dalam hal permodalan yang terlebih lagi jika sebagian besar menggunakan sumber pembiayaan dari luar perusahaan.
Baca Juga:   Aplikasi Video Call Random Terbaik Anti Banned

Demikian penjelasan singkat tentang Dampak Jika Tidak Ada Audit Internal Dalam Perusahaan semoga dapat menjadi referensi bagi anda, jika postingan ini dirasa bermanfaat silahkan bagikan/share postingan ini. Terima kasih telah berkunjung


Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.