Dasar Penerapan Media Pembelajaran

Diposting pada

Dasar Penerapan Media Pembelajaran – Kelemahan dan kelebihan dalam menerapkan media pembelajaran merupakan bagian yang di perhitungkan untuk memilih sebuah pembelajaran media pembelajaran. Fungsi media dapat diketahui berdasarkan adanya kelebihan media dan hambatan yang mungkin timbul dalam proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran, media memiliki fungsi sebagai pembawa informasi dari sumber (guru) menuju penerima (siswa). 1 Semakin majunya perkembangan teknologi saat ini terutama perkembangan di lingkungan sekolah, seorang pelajar harus membiasakan belajar dengan menggunakan media pembelajaran, supaya bias membantu dalam mempermuda penyampaian pembelajaran tersebut, sehingga pemakaian media untuyk kebutuhan dan karakteristik siswa atau kesesuaian dengan materi yang akan disajikan dan tujuan yang akan dicapai.

Pembelajaran yang baik juga memerlukan perencanaan yang efektif, proses atau penggunaan media pembelajaran juga perlu perencanaan yang baik, kenyataan di lapangan banyak pendidik yang menggunakan media pembelajaran yang masi atas dasar pertimbangan

  1. Yang merasa sudah akrab dalam media itu
  2. Ia merasakan bahwa media yang di pilihnya dapat menggabarkan cara pembelajaran yang efektif
  3. Media yang di pilih bisa membuat banyak menarik siswa dalam memahami di dalam suatu pembelajaran, sehingga memudahkan pendidik untuk menjelaskan dalam pembelaran,
  4. Ingin memberikan gambaran atau penjelasan yang lebih konkret.

Media pembelajaran ini juga di bagi menjadi beberapa jenis yang membuat pertimbangan untuk memilih media ini, seperti contohnya:

  1. Media Bagan ( chart ) Media bagan I chart adalah suatu media pengajaran yang penyajiannya secara diagramatik dengan menggunakan lambing-lambang visual.
  2. Grafik (Graph) Grafik merupakan gambar sederhana yang disusun menurut prinsip Matematika, dengan menggunkan data berupa angka-angka
  3. Media diagram diagram merupakan susunan garis-garis dan menyerupai peta dari pada gambar.
  4. Media poster Poster merupakan gabungan antara gambar dan tulisan dalam satu bidang yang memberika informasi tentang satu atau dua ide pokok, poster hendaknya dibuat dengan gambar dekoratif dan huruf yang jelas.
Baca Juga:   Teori Konstruktivisme dan Tokoh-Tokoh Konstruktivisme

Ciri-Ciri poster yang baik

  1. Sederhana
  2. Menyajiikan satu ide
  3. Denagn slogan yang ringkas
  4. Gambar dan tulisan yang jelas, dan
  5. Mempunyai komposisi dan variasi yang bagus

Pada tingkat yang menyeluruh dan umum pemilihan media dapat dilakukan dengan mempertimbangkan factor-faktor berikut:

  1. Hambatan pengembangan dan pembelaran yang meliputi factor-faktor dana fasilitas dan peralatan yang tersedia berupa, (waktu mengajar, pengembangan, sumber-sumber yang tersedia manusia dan material)
  2. Hambatan dari siswa yang menyesuaikan media pembelaran tersebut, agar siswa dapat mudah memahami pembelajaran yang di bawakan oleh guru
  3. Pertimbangan yang lainya adalah tingkat kesenangan dan keefektifan biaya Dari segi teori belajar,

Ada juga dari segi kondisi dan prinsip-prinsip psikologis yang perlu mendapat pertimbangan dalm pemilihan dan penggunaan media adalahg sebagai berikut:

  1. Motivasi. Harus ada kebutuhan, minat, atau keinginan untuk bealajar dari pihak siswa sebelum meminta perhatiannya untuk mengerjahakan tugas dan latihan.
  2. Tujuan pembelajaran. Jika siswa diberitahukan apa yang di harapkan mereka pelajari media pembelajaran itu, kesempatan untuk berhasil dalam pembelajaran semakin besar. Tujuan ini akan menentukan bagian isi yang mana yang harus mendapatkan pokok dalam media pembelajaran.
  3. perbedaan individual, siswa belajar dengan tingkat belajar yang berbeda-beda. Factor seperti integensi, tinkat pendidikan kepribadiannya,dan gaya belajar memepengaruhi kemampuan dan kesuapan siswa untuk belajar,
  4. penerapan. Hasil belajar yang diinginkan adalah meningkatkan kemampuan seseorang untuk menerapkan atau mentranfer hasil belajar pada masalah atau situasi aru. Tanpa dapat melakukan ini, pemahaman sempurna belum dapat dikatakan dikuasai.
Baca Juga:   Pengertian Pembelajaran PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, dan Menyenangkan)
Cara Memilih Media Pembelajaran

Sebelum memutuskan untuk memanfaatkan media dalam kegiatan pembelajaran di dalam kelas, hendaknya guru melakukan seleksi terhadap media pembelajran mana yang akan digunakan untuk mendampingi dirinya dalam membelajarkan peserta didiknya. Berikut ini beberapa pertanyaan praktis yang dapat digunakan dalam rangka pembelian media jadi sebagaimana dikemukakan oleh Arief S. Sukadi (1986 :86), sebagai berikut :

  1. Apakah media yang bersangkutan releven dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?
  2. Apakah media sumber informasi, catalog, dan sebagainya mengenai media yang bersangkutan?
  3. Apakah perlu dibentuk tim untuk mereview yang terdiri dari calon pemakai?
  4. Apakah ada media yang tersedia di npasar yang telah divalidasi?
  5. Apakah media yang bersangkutan boleh direview terlebih da-hulu?
  6. Apakah tersedia format review yang sudah dibekukan?

Kriteria Media Pembelajaran

Beberapa pertimbangan yang perlu dilakukan dalam pemilihan media di samping factor- faktor yang dikembangkan di atas, ada 4 kriteria pemilihan yang perlu diperhatikan sebagai mana yang dikemukakan oleh Dick dan Carey. Pertama; ketersediaan sumber setempat, artinya bila meia yang bersangkutan tidak terdapat pada sumber-sumber yang ada maka harus dibeli atau dibuat sendiri. Kedua; apakah untuk membeli atau diproduksi sendiri telah tersedia dana, tenaga, dan fasilitasnya. Ketiga; factor yang menyangkut keluwesan, kepraktisan, dan ketahanan media yang digunakan untuk jangka waktu yang lama, artinya bila digunakan di mana saja dengan peralatan yang ada di sekitarnya dan kapanpun serta mudah dibawa (fortable). Keempat; efektifi- tas dan efesiensi biaya dalam jangka waktu yang cukup panjang, sekalipun nampaknya mahal namun mungkin lebih murah dibanding media lainya yang hanya dapt digunkan sekali pakai.

Baca Juga:   Pengertian Kecerdasan Emosional

Prosedur Pemilihan Media Pembelajaran

Sebagaiman yang dikemukakan oleh Arif S sadiman (1986:86), ada 3 model yang dapt dijadikan prosedur dalam pemilihan media yang akan digunkan, yakni:

  1. Model Flowchart, model ini mengunkan system pengugurean (eleminasi) dalam pengambilan keputusan pemilihan.
  2. Model Matrik, berupa penangguhan proses pengambilan keputusan pemilihan sampai seluruh criteria pemilihannya diidentifikasi.
  3. Model Checlist, yang meneguhkan keputusan pemilihan sampai semua kriterianya dipertimbangkan.

Di antara model-model pemilihan media jadi (by utilization) adalah model checklist. Untuk Model Matriks lebih sesuai sigunkan dalam menentukan media rancangan (by design). Sedangka Model Flowchart dapt digunakn baik untuk menggambarkan proses pemilihan media jadi maupun media rancangan.

Demikian artikel singkat tentang Dasar Penerapan Media Pembelajaran semoga dapat menjadi referensi bagi anda, jika artikel ini dirasa bermanfaat bagi anda silahkan bagikan/share artikel ini. Terima kasih telah berkunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.