Media Pembelajaran Papan Flanel

Diposting pada

Media Pembelajaran Papan Flanel – Menurut Arsyad (1996:26) bahwa papan flannel atau flannel board adalah media grafis yang efektif untuk menyajikan pesan-pesan tertentu kepada sasaran tertentu pula. Gambar yang disampaikan dapat dipasang dan dibongkar dengan mudah sehingga dapat dipakai berkali-kali. Karena penyajiannya seketika, kecuali menarik perhatian siswa penggunaan papan flannel dapat membuat sajian lebih efisien. Selain itu, media papan flannel memiliki kelebihan untuk digunakan sebagai permainan puzzle dalam rangka menguji pemahaman siswa dan menambah variasi belajar siswa agar tidak cepat bosan serta proses pembelajaran dapat berlangsung dua arah.

Papan flannel merupakan media dua dimensi non proyeksi yang dikomunikasikan kepada kelas. Media dua dimensi non proyeksi adalah media yang mempunyai panjang dan lebar saja, yang penggunaannya tidak memerlukan bantuan perangkat proyeksi. Maka ukuran kertas gambar dan tulisannya harus disesuaikan dengan kebutuhan informasi oleh seluruh kelas. Papan flannel mempunyai beberapa kelebihan antara lain: Papan flannel merupakan media yang praktis tidak perlu menggunakan peralatan elektronik untuk bisa menampilkannya. Papan flannel bisa didisain dengan berbagai macam bentuk, mudah dan sederhana pembuatannya, Penampilannya menarik serta atraktif visualisasi ide dan pesan mudah untuk ditangkap dan difahami (F Praptono, 1997:29).

Penggunaan Media Papan Flanel

Kegunaan papan flannel adalah: dapat dipakai untuk jenis pelajaran apa saja, dapat menerangkan perbandingan atau persamaan secara sistematis, dapat memupuk siswa untuk belajar aktif (I Wayan Santyasa, 2007:12).

Baca Juga:   Sejarah Perkembangan Kurikulum di Indonesia

Papan flannel tidak digunakan untuk tulis-menulis, melainkan untuk memaparkan benda-benda dua dimensi yang relative ringan, misalnya huruf-huruf kertas atau susunan satu kata pada kertas, dan kartun, yang pada bagian belakangnya ditempel dengan potongan perekat.

Penggunaan papan flannel harus dijauhkan atau bahkan dipisahkan dengan penggunaan papan tulis, karena debu kapur akan sangat merusak flannel. Warna flannel yang digunakan biasanya warna gelap, misalnya hitam, biru, merah atau hijau. Papan flannel hampir tidak digunakan sama sekali dalam proses belajar mengajar tingkat sekolah dasar (F.Praptono, 1997:33).

Kelebihan dan Kelemahan Media Papan Flannel

Papan flannel juga mempunyai kelebihan dan kelemahan, kelebihannya antara lain:

  1. Papan flannel merupakan media yang praktis tidak perlu menggunakan peralatan elektronik untuk bisa menampilkannya.
  2. Papan flannel bisa didisain dengan berbagai macam bentuk, mudah dan sederhana pembuatannya, Penampilannya menarik serta atraktif visualisasi ide dan pesan mudah untuk ditangkap dan difahami.
  3. Karena bentuknya sederhana sehingga dapat dibuat sendiri oleh guru.
  4. Dapat disiapkan lebih dahulu dengan teliti.
  5. Dapat memusatkan perhatian siswa terhadap suatu masalah yang sedang dibicarakan.
  6. Gambar yang disampaikan dapat dipasang dan dibongkar dengan mudah sehingga dapat dipakai berkali-kali. Karena penyajiannya seketika, kecuali menarik perhatian siswa penggunaan papan flannel dapat membuat sajian lebih efisien.
  7. Selain itu, media papan flannel memiliki kelebihan untuk digunakan sebagai permainan puzzle dalam rangka menguji pemahaman siswa dan menambah variasi belajar siswa agar tidak cepat bosan serta proses pembelajaran dapat berlangsung dua arah (Slamet Margani, 2010).
Baca Juga:   Perencanaan dan Pelaksanaan Supervisi Akademik

Di atas telah disebutkan kelebihannya, berikut ini adalah kelemahannya dari media papan flannel adalah pada umumnya terletak pada kurang persiapan dan kurang terampilnya para guru (I Wayan Santyasa, 2007:12).

Fungsi dan Nilai Media Papan flannel

Papan flannel merupakan salah satu contoh dari media visual kelompok grafis. Menurut Sadiman (1986: 26-31) media grafis memiliki fungsi dan nilai sebagai berikut:

  1. Sifatnya kongkrit yaitu gambar dan angka lebih realistis menunjukkan pokok masalah dibandingkan media visual semata.
  2. Media grafis dapat mengatasi batasan ruang dan waktu.
  3. Media grafis dapat mengatasi keterbatasan pengamatan kita.
  4. Dapat memperjelas suatu masalah, dalam bidang apa saja dan untuk tingkat usia berapa saja.
  5. Biayanya murah, mudah didapat, dan tidak memerlukan peralatan khusus.

Ciri media grafis yaitu media dua dimensi sehingga hanya dapat dilihat dari bagian depannya saja, media visual diam sehingga hanya dapat diterima melalui indera mata (I Wayan Santyasa, 2007:11).

Hamalik (1989:87) menyatakan bahwa media grafis sebagai media akan berhasil efektif apabila gambar yang dipilih memenuhi kriteria tertentu, disesuaikan dengan kematangan siswa, tujuan yang akan dicapai dengan teknik yang digunakan dalam situasi belajar.

Sekian dulu postingan singkat tentang Media Pembelajaran Papan Flanel semoga dapat menjadi referensi bagi anda. Jika postingan ini dirasa bermanfaat bagi anda, silahkan share/bagikan postingan ini. Terima kasih telah berkunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.