Security yang di Terapkan BNI Internet Banking

Diposting pada

BNI Internet Banking mempunyai sistem pengamanan sebagai berikut :

  1. Menggunakan sistem keamanan standar internasional dengan enskripsi SSL128 bit oleh Verisign. SSL 128 bit (Secure Socket Layer), yaitu lapisan pertama sistem pengamanan BNI Internet Banking yang lazim digunakan dalam dunia perbankan. Dengan menggunakan SSL ini, semua data yang dikirimkan dari server BNI Internet Banking ke komputer nasabah dan sebaliknya selalu melalui proses enkripsi (acak secara sistem) dengan menggunakan sandi 128-bit yang hanya diketahui oleh komputer nasabah dan server BNI Internet Banking. Dengan demikian, pihak-pihak lain tidak akan dapat mengartikan transmisi data tersebut apabila menerimanya.
  2. Pengamanan pintu akses BNI Internet Banking dengan firewall.
  3. Proses registrasi Layanan BNI Internet Banking dilakukan melalui BNI ATM menggunakan PIN BNI Card.
  4. Proses aktivasi melalui www.bni.co.id atau langsung ke https://ibank.bni.co.id menggunakan PIN registrasi dan nomor BNI Card yang digunakan untuk registrasi di BNI ATM.
  5. User ID dan Password dibuat oleh Pengguna saat aktivasi BNI Internet Banking, berupa kombinasi alphabet dan numeric (alphanumeric).
  6. Password BNI Internet Banking dapat diubah kapan saja oleh Pengguna BNI Internet Banking.
  7. Sistem BNI Internet Banking dilengkapi dengan session time out dimana akan otomatis Log Off.
  8. Alat tambahan untuk transaksi finansial menggunakan BNI e-Secure yang akan menghasilkan kombinasi angka yang berubah-ubah (dynamic PIN) setiap kali Pengguna melakukan transaksi.
  9. PIN BNI e-Secure dibuat oleh Pengguna dan digunakan setiap kali mengaktifkan/ menyalakan BNI e-Secure
  10. BNI e-Secure akan otomatis mati apabila tidak digunakan dalam waktu 45 (empat puluh lima) detik
  11. Pemblokiran layanan BNI Internet Banking dilakukan oleh Pengguna melalui permintaan kepada BNI PhonePlus melalui BNI Call.
  12. Limit transaksi finansial per hari dibatasi.
  13. Bukti transaksi BNI Internet Banking dapat dicetak dan atau disimpan sesuai keperluan pengguna.
Baca Juga:   Perbedaan Switch dan Hub

Apa yang dapat saya lakukan untuk memaksimalkan keamanan layanan BNI Internet Banking?

  1. Buatlah User ID & Password BNI Internet Banking yang tidak mudah ditebak tetapi gampang diingat
  2. Rahasiakan Password BNI Internet Banking Anda dan jangan pernah memberitahukannya kepada orang lain
  3. Lakukan perubahan Password BNI Internet Banking secara berkala
  4. Jangan tinggalkan computer Anda saat Login ke layanan BNI Internet Banking dan selalu klik “logout” jika sudah selesai menggunakan
  5. Tolak layanan simpan otomatis User ID dan Password BNI Internet Banking pada saat browser menawarkan peyimpanan otomatis
  6. Jangan gunakan User ID atau Password atau Informasi pribadi lainnya ( Nomor rekening, Nomor Kartu ATM dan lain sebagainya) pada web-site yang tidak dikenal.
  7. Jika menggunakan koneksi dan alat nirkabel pastikan bahwa kemanannya cukup /memadai
  8. Biasakan untuk menghapus browser cache dan history setiap selesai bertransaksi
  9. Lindungi komputer anda dari virus dan program berbahaya lainnya
  10. Biasakan untuk melakukan check saldo rekening dan mutasi transaksi secara teratur
  11. Segera beritahukan kepada kami melalui BNI Call di 021 5789 9999 atau 68888 melalui ponsel Anda, jika mendapat masalah atau sesuatu yang mencurigakan

Apakah aman bertransaksi lewat warnet?

Kami tidak menyarankan anda untuk bertransaksi di komputer milik umum atau warnet. Umumnya komputer di tempat umum rentan terhadap virus dan program yang dapat me-record apa yang diketik atau “keylogger”. Bukan mustahil program tersebut sengaja dibuat untuk membaca apapun yang anda ketikkan (termasuk User ID dan Password BNI Internet Banking Anda), untuk kemudian diambil atau dikirimkan kepada sang pembuat program dan digunakan untuk mengambil manfaat. Tetapi jika sampai hal tersebut terjadi BNI Internet Banking tetap aman karena dilengkapi dengan BNI e-Secure, hal paling buruk yang terjadi adalah orang tersebut hanya dapat melihat saldo dan mutasi transaksi.

Baca Juga:   Kesalahan Umum yang Sering Terjadi Pada Linux

Bagaimana cara menghindari penipuan bermodus phishing

Apa itu phishing?

Phishing, adalah tindakan memperoleh informasi pribadi seperti User ID, Password, nomor rekening bank, nomor kartu ATM Anda secara tidak sah. Informasi ini kemudian akan dimanfaatkan oleh pihak penipu untuk mengakses rekening, melakukan penipuan kartu ATM atau memandu nasabah untuk melakukan transfer ke rekening tertentu dengan iming-iming hadiah.

Bagaimana Phishing dilakukan?

Teknik umum yang sering digunakan oleh penipu adalah sebagai berikut:

  1. Penggunaan alamat e-mail palsu dan grafik untuk menyesatkan Nasabah sehingga Nasabah terpancing menerima keabsahan e-mail atau web sites. Agar tampak meyakinkan, pelaku juga seringkali memanfaatkan logo atau merk dagang milik lembaga resmi, seperti; bank atau penerbit kartu kredit. Pemalsuan ini dilakukan untuk memancing korban menyerahkan data pribadi, seperti; password, PIN dan nomor kartu kredit.
  2. Membuat situs palsu yang sama persis dengan situs resmi atau pelaku phishing mengirimkan e-mail yang berisikan link ke situs palsu tersebut.
  3. Membuat hyperlink ke web-site palsu atau menyediakan form isian yang ditempelkan pada e-mail yang dikirim

Bagaimana cara menghindari Phishing?

Jangan mudah terpancing untuk mengikuti arahan/petunjuk apapun sehubungan informasi rekening, yang dianjurkan pada e-mail yang dilink ke situs bank tertentu. Jika Anda menerima e-mail sejenis ini dan mengatasnamakan BNI, berhati-hatilah. BNI menerapkan kebijakan untuk tidak meminta pemilik rekening/Nasabah mengup-date data melalui sarana e-mail.

Baca Juga:   Kelemahan dan Keamanan Wireless

Jika Anda menerima e-mail seperti ini, segera laporkan kepada pihak BNI

Langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk memproteksi diri dari penipuan Phishing?

Berikut langkah memproteksi diri dari penipuan bermodus phishing:

  1. Selalu ketikan URL yang lengkap untuk alamat situs / web-site resmi bank, yaitu: www.bni.co.id pada menu bar di browser Anda
  2. Jangan pernah membagi atau memberikan User ID atau Password BNI Internet Banking Anda pada orang lain bahkan staf BNI sekalipun. BNI tidak pernah menanyakan Password BNI Internet Banking untuk alasan apapun
  3. Jika Anda mendapatkan e-mail yang berisi pemberitahuan bahwa BNI akan menutup rekening atau User ID Anda, jika tidak melakukan konfirmasi dengan data-data pribadi, jangan reply atau mengklik link yang ada pada e-mail tersebut
  4. Jangan terpancing untuk mengikuti anjuran melakukan transfer ke rekening tertentu, dengan tujuan mendapatkan hadiah undian

Perlukah melaporkan lokasi phishing atau e-mail yang mencurigakan?

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang e-mail yang dikirimkan oleh BNI atau bila Anda merasa bahwa seseorang sedang mencoba melakukan penyalahgunaan atas nama BNI, segera hubungi BNI Call melalui 021 5789 9999 atau 68888 melalui ponsel Anda untuk melakukan konfirmasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.