Pengertian Metode Pembelajaran Student Facilitator and Explaining

Diposting pada

Pengertian Metode Pembelajaran Student Facilitator and Explaining – Metode pembelajaran student facilitator and explaning merupakan salah satu metode pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan atau disebut PAIKEM. Suprijono, 2009: 1 PAIKEM adalah pembelajaran bermakna yang dikembangkan dengan cara membantu siswa untuk membangun keterkaitan antara informasi (pengetahuan) baru dengan pengalaman yang telahdimiliki dan dikuasai siswa. Selanjutnya, siswa diajarkan bagaimana mereka mempelajarai konsep dan bagaiaman konsep tersebut dapat dipergunakan di luar kelas. Siswa diperkenankan bekerjasama secara kooperatif.

Student facilitator and explaning termasuk dalam kategori metode Pembelajaran Aktif. Kata Aktif dalam pembelajaran Aktif berarti pembelajaran harus menumbuhkan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya, mempertanyakan, dan mengemukakan gagasan. Dengan menggunakan metode pembelajaran student facilitator and explaining ini siswa diharapkan dapat berinteraksi dalam proses pembelajaran dan keaktifan siswa mampu diperbaiki. Suprijono (2009: 128) “Metode student facilitator and explaining mempunyai arti metode yang menjadikan siswa dapat membuat peta konsep maupun bagan untuk meningkatkan kreatifitas siswa dan prestasi siswa”. Taniredja (2013: 110) Student facilitator and explaining adalah metode pebelajaran di mana siswa/peserta mepresentasikan ide/pendapat pada rekan peserta lainnya.

Metode pembelajaran student facilitator and explaining merupakan salah satu metode pembelajaran yang menekankan bahwa belajar berpusat pada siswa. Metode ini memanfaatkan potensi siswa untuk dapat menjelaskan materi yang telah diajarkan oleh guru. Hal ini dimaksudkan agar siswa lebih mudah memahami materi yang diajarkan. Metode ini menjadikan siswa sebagai fasilitator dan diajak berpikir secara kreatif sehingga menghasilkan pertukaran informasi yang lebih mendalam dan lebih menarik serta menimbulkan rasa percaya diri pada siswa untuk menghasilkan karya yang diperlihatkan kepada teman-temannya. Dengan demikian dalam pembelajaran siswa tidak hanya mendengarkan dan guru hanya menerangkan di depan kelas saja namun diperlukan keaktifan siswa di dalam pembelajaran sehingga hasil dari proses pembelajaran menjadi lebih baik. Metode pembelajaran student facilitator and explaning diterapkan pada materi sel.

Baca Juga:   Pengertian Metode The Power Of Two

  1. Langkah-Langkah  Pembelajaran student facilitator and explaining

Menurut Suprijono (2009: 128) langkah-langkah dari pembelajaran student facilitator and explaning yaitu, Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai, guru mendemonstrasikan/menyajikan materi berbantuan media peta timbul, guru memberikan kesempatan siswa untuk menjelaskan kepada siswa lainnya melalui bagan/ peta konsep, guru menyimpulkan ide/pendapat dari siswa, guru menerangkan semua materi yang disajikan saat itu, dan penutup.

  1. Kelebihan dan Kelemahan Pembelajaran student facilitator and explaining

Setiap metode pembelajaran yang sudah ada selama ini mempunyai kelebihan dan kelemahan, begitu juga dengan metode pembelajaran student facilitator and explaining memiliki kedua hal tersebut.

  1. Kelebihan Metode student facilitator and explaining

Menurut Huda (2013: 229) kelebihan metode pembelajaran student facilitator and explaning yaitu membuat materi yang disampaikan lebih jelas dan konkret, meningkatkan daya serap siswa terhadap materi ajar, melatih siswa menjadi guru, karena siswa diberikan kesempatan untuk mengulangi penjelasan guru yang didengar, memacu motivasi siswa untuk menjadi yang terbaik dalam menjelaskan materi ajar, dan mengetahui kemampuaan siswa dalam menyampaikan ide/gagasan.

  1. Kelemahan metode pembelajaran student facilitator and explaining

Menurut Huda (2013: 229) kelemahan metode pembelajaran student facilitator and explaning  yaitu siswa pemalu sering kali sulit untuk melaksanakan apa yang diperintahkan oleh guru, tidak semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk melakukannya (menjelaskan kembali kepada teman-temannya karena keterbatasan waktu pembelajaran), adanya pendapat yang sama sehingga hanya sebagian saja yang terampil, tidak mudah bagi siswa untuk membuat peta konsep atau menerangkan materi ajar secara ringkas . Kelemahan dari metode student facilitator and explaning yang sudah dipaparkan tersebut bukanlah hal yang membuat peneliti menjadi patah harapan, dengan mengetahui kelemahan tersebut peneliti akan meminimkan terjadinya kekurangan ketika melakukan penelitian.

Baca Juga:   Pengertian Model Pembelajaran Attention Relevance Confidence Satisfaction (ARCS)

Demikian ulasan singkat tentang Pengertian Metode Pembelajaran Student Facilitator and Explaining semoga dapat dijadikan referensi jika ulasan ini dianggap bermanfaat bagi anda silahkan bagikan/share ulasan ini. Terima kasih telah berkunjung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.