Panduan Singkat K3 bekerja dengan Bahan Kimia

Diposting pada

A. Perhatikan Rambu-rambu Keselamatan

Pemikiran yang salah apabila kita menganggap remeh rambu-rambu keselamatan adalah bukan hal penting. Mengabaikan rambu-rambu keselamatan bisa membahayakan diri sendiri ataupun rekan kerja.
Contoh : terdapat larangan merokon di area yang terdapat bahan kimia mudah terbakar, namun ada pekerja yang mengabaikan larangan tersebut bisa berakibat kebakaran pada area tersebut.
 

B. Baca Label bahan kimia tersebut

Label sama pentingnya dengan rambu-rambu keselamatan, maka sebelum menangani bahan kimia baca dengan seksama label bahan kimia tersebut. Dari Label kita bisa mengetahui sbb:
– Isi Bahan Kimia
– Cara Penanganan
– Potensi Bahaya
– Cara pencegahan Kecelakaan
– Hal yang harus dilakukan jika terpapar
– Cara P3K-nya
– Informasi lain yang penting
Jangan dilepas label tersebut, dan apabila kita menggunakan bahan kimia tersebut, saat mengembalikan pastikan label muda dibaca oleh orang lain.
 

C. Jika tidak jelas tanya kepada atasan

Jika kurang jelas setelah membaca label tersebut tanyakan ke atasan / orang yang ahli di bidang tersebut.
 

D. Baca MSDS-nya

MSDS harus selalu tersedia pada setiao bahan kimia yang dipergunakan, dipakai serta di simpan di tempat kerja. MSDS memiliki semua informasi yang ditemukan agar kita bekerja dengan aman. Isi MSDS terdiri dari :
a. Identitas bahan dan perusahaan
b. Komposisi bahan
c. Identifikasi Bahaya
d. Tindakan P3K
e. Tindakan Penaggulangan Kebakaran
f. Tindakan terhadap tumpahan dan kebocoran
g. Penyimpanan dan Penanganan Bahan
h. Pengendalian Pajanan dan Alat Pelindung Diri
i. Sifat-sifat fisik dan kimia
j. Reaktifitas dan stabilitas
k. Infromasi toksikologi
l. Informasi ekologi
m. Pembuangan limbah
n. Pengangkutan
o. Peraturan Perundangan
p. Informasi lain yang diperlukan
Baca Juga:   Pengertian The Hazard and Operability Study (HAZOP)
 

E. Gunakan Alat Pelindung diri (APD) yang sesuai

Pastikan penggunaan APD sesuai yang tertera pada label atau MSDS, cek APD sebelum digunakan, Dalam kondisi darurat pastikan APD yang kita pakai sudah sesuai dengan yang tertera pada MSDS.
 

F. Ketahui apa yang harus dilakukan pada kondisi darurat

Dalam kondisi darurat pastikan hal-hal sebagai berikut :
a. Nomor telepon keadaan darurat
b. Lokasi alat-alat emergency
c. Apa yang harus kita lakukan apabila terpapar, sangat penting sekali
 

G. Prioritaskan pada kebersihan / higiene

Pastikan selalu mencuci tangan setelah menangani bahan kimia. Mencuci tangan sebaiknya dilakukan saat :
a. Setelah menangani bahan kimia
b. Sebelum makan atau merokok
c. Sebelum memakai sarung tangan
Pastikan makan dan minum ditempat yang telah ditentukan
Apabila ada luka, tutup luka rapat-rapat sebelum menangani bahan kimia
 

H. Ketahui cara penyimpanan dengan benar

Simpan bahan kimia sesuai dengan sifat bahaya serta compabilitynya, jangan sampai menyimpan bahan kimia yang comaptible sehingga akan berekasi ketika disimpan. Penyimpanan secara sederhana sesuai dengan sifatnya asam, basa, korosif, mudah terbakar, ataupun beracun
 

I. Ketahui cara membuang dengan benar

Jangan membuang bahan kimia atau bekas tempat / botol di tempat sampah biasa, jangan membuang bahan kimia ke sungai / selokan. Lihat informasi tentang ekologi pada MSDS.
Baca Juga:   Cara Mensosialisasikan K3
 

J. Keselamatan adalah tanggung jawab kita sendiri

Keselamatan adalah tanggung jawab semua orang yang harus dimulai dari diri kita sendiri. Apabila terjadi kecelakaan maka yang menerima kerugian bukan hanya diri kita sendiri tetapi akan berdampak terhadap orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.