ISBD: Pengertian Manusia Sebagai Mahkluk Budaya

Diposting pada
Kali ini dalam sistem pengetahuan sosial., kita akan mempelajari tentang pengertian manusia sebagai makhluk budaya. banyak yang mempertanyakan bahwa apa yang mendasari manusia disebut sebagai makhluk budaya. untuk lbih jelasnya silahkan menyimak artikel manusia sebagai makhluk budaya berikut ini.
“Manusia sebagai makhluk yang berbudaya tidak lain adalah makhluk yang senantiasa mendayagunakan akal budinya untuk menciptakan kebahagiaan, karena yang membahagiakan hidup manusia itu hakikatnya sesuatu yang baik, benar dan adil, maka hanya manusia yang selalu berusaha menciptakan kebaikan, kebenaran dan keadilan sajalah yang berhak menyandang gelar manusia berbudaya”. Dua kekayaan manusia yang paling utama adalah akal dan budi., Dengan akal budinya manusia mampu mencipta, berkarsa dan berasa., Mampu mencipta benda-benda baru untuk memenuhi hajat hidupnya; Baik yang bersifat jasmani Maupun rohani dan juga Muncul tuntutan hidup yang lebih daripada makhluk lain.
Menurut Mangunsarkoro, Kebudayaan adalah segala yang bersifat hasil kerja jiwa manusia dalam arti yang seluas-luasnya.
Menurut Drs. Sidi Gazalba, Kebudayaan adalah cara berfikir dan merasa yang menyatakan diri dalam seluruh segi kehidupan dari segolongan manusia yang membentuk kesatuan sosial dengan suatu ruang dan suatu waktu.
Menurut Selo Soemarjan dan Soelaeman Soemardi, “Kebudayaan adalah semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat.
Dari uraian manusia sebagai makhluk budaya di atas maka dapat disimpulkan bahwa:
  • kebudayaan itu hanya dimiliki oleh masyarakat manusia;
  • kebudayaan itu tidak diturunkan secara biologis melainkan diperoleh melalui proses belajar; dan
  • kebudayaan itu didapat, didukung dan diteruskan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
Unsur-unsur Kebudayaan (Menurut Koentjaraningrat)
  1. Sistem religi yang meliputi: Sistem kepercayaan, sistem nilai dan pandangan hidup, komunikasi keagamaan, upacara keagamaan.
  2. Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial yang meliputi: Kekerabatan, asosiasi dan perkumpulan,sistem kenegaraan, sistem kesatuan hidup, perkumpulan.
  3. Sistem pengetahuan meliputi pengetahuan tentang:  Flora dan fauna, waktu, ruang dan bilangan, tubuh manusia dan perilaku antar sesama manusia.
  4. Bahasa yaitu alat untuk berkomunikasi berbentuk: Lisan, tulisan
  5. Kesenian yang meliputi: Seni patung/pahat, relief, lukis dan gambar, rias, vokal, musik, bangunan, kesusastraan, drama.
  6. Sistem mata pencaharian hidup atau sistem ekonomi yang meliputi: Berburu dan mengumpulkan makanan, bercocok tanam, peternakan, perikanan, perdagangan.
  7. Sistem peralatan hidup atau teknologi yang meliputi: Produksi, distribusi, transportasi, peralatan komunikasi, peralatan konsumsi dalam bentuk wadah, pakaian dan perhiasan, tempat berlindung dan perumahan, senjata.
[Manusia sebagai makhluk budaya] Fungsi Kebudayaan
Melindungi diri terhadap alam, mengatur hubungan antar manusia dan sebagai wadah dari segenap perasaan manusia
[Manusia sebagai makhluk budaya] Sifat Hakekat kebudayaan
  • Kebudayaan terwujud dan tersalurkan dari perikelakuan manusia
  • Kebudayaan telah ada terlebih dahulu daripada lahirnya suatu generasi tertentu, dan tidak akan mati dengan habisnya usia generasi yang bersangkutan
  • Kebudayaan diperlukan oleh manusia dan diwujudkan dalam tingkah lakunya
  • Kebudayaan mencakup aturan-aturan yang berisikan kewajiban-kewajiban , tindakan-tindakan yang diterima dan ditolak, tindakan-tindakan yang dilarang dan tindakan-tindakan yang diizinkan
[Manusia sebagai makhluk budaya] Wujud Kebudayaan
  • Wujud gagasan
    Budaya dalam wujud gagasan/ide ini bersifat abstrak dan tempatnya ada dalam alam pikiran tiap warga pendukung budaya yang bersangkutan sehingga tidak dapat diraba atau difoto. Sistem gagasan yang telah dipelajari oleh setiap warga pendukung budaya sejak dini sangat menentukan sifat dan cara berpikir serta tingkah laku warga pendukung budaya tersebut. Gagasan-gagasan inilah yang akhirnya menghasilkan berbagai hasil karya manusia berdasarkan sistem nilai, cara berfikir dan pola tingkah laku. Wujud budaya dalam bentuk sistem gagasan ini biasa juga disebut sistem nilai budaya
  • Wujud perilaku (aktivitas)
    Budaya dalam wujud perilaku berpola menurut ide/gagasan yang ada. Wujud perilaku ini bersifat konkrit dapat dilihat dan didokumentasikan (di foto dan di film). Contoh: Petani sedang bekerja di sawah, orang sedang menari dengan lemah gemulai, orang sedang berbicara dan lain-lain. Masing-masing aktivitas tersebut berada dalam satu sistem tindakan dan tingkah laku.
  • Wujud benda hasil budaya
    Semua benda hasil karya manusia tersebut bersifat konkrit, dapat diraba dan difoto. Kebudayaan dalam wujud konkrit ini disebut kebudayaan fisik. Contoh: bangunan-bangunan megah seperti piramida, tembok cina, menhir, alat rumah tangga seperti kapak perunggu, gerabah dan lain-lain.
Baca Juga:   Kemajemukan sebagai kekayaan Bangsa Indonesia

Demikian sedikit pembahasan penulis tentang Ilmu Sosial Budaya Dasar dengan materi Manusia Sebagai Makhluk Budaya. Semoga membantu dan dapat dijadikan referensi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.