Pengertian Model Pembelajaran Reciprocal Learning

Diposting pada

Pengertian Model Pembelajaran Reciprocal LearningReciprocal Learning adalah suatu metode pembelajaran yang dirancang untuk memberikan manfaat agar tujuan pembelajaran yang dirancang untuk memberikan keterampilan pada siswa dalam memahami apa yang dibaca didasarkan pada pengajuan pertanyaan. Model pembelajaran yang bisa membangkitkan hasil belajar semua peserta didik.

Pembelajaran Timbal-balik atau Reciprocal Learning merupakan strategi pembelajaran pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman membaca (reading comprehension). Dikembangkan pertama kali oleh Palincsar (1984), Reciprocal Learning ditujukan untuk mendorong siswa mengembangkan skill-skill yang dimiliki oleh pembaca dan pembelajar efektif, seperti merangkum, bertanya, mengklarifikasi, memprediksi, dan merespons apa yang di baca. Siswa menggunakan empat strategi pemahaman, baik secara berpasangan maupun dalam kelompok kecil, Reciprocal Learning bisa diterapkan untuk pembelajaran materi fiksi, non- fiksi, prosa, atau puisi.

”Menurut Suyatno (2009 : 64), Reciprocal Learning merupakan strategi pembelajaran berdasarkan prinsip-prinsip pengajuan pertanyaan dimana siswa ketrampilan-ketrampilan metakognitif diajarkan melalui pengajaran langsung dan pemodelan oleh guru. Pembelajaran menggunakan Reciprocal Learning harus memperhatikan tiga hal yaitu siswa belajar mengingat, berfikir dan memotivasi diri. Dalam Reciprocal Learning, guru mengajarkan siswa keterampilan-keterampilan kognitif penting dengan

menciptakan pengalaman belajar, melalui pemodelan perilaku tertentu dan kemudian membantu siswa mengembangkan keterampilan tersebut atas usaha mereka sendiri dengan pemberian semangat (Brown dalam Trianto, 2007 : 96)”.

Berdasarkan pengertian tersebut dapat diartikan bahwa pembelajaran terbalik (Reciprocal Learning ) adalah suatu metode pembelajaran yang dirancang untuk memberikan manfaat agar tujuan pembelajaran tercapai dan memberikan ketrampilan pada siswa dalam memahami apa yang dibaca didasarkan pada pengajuan pertanyaan.

Baca Juga:   Pengertian Teknik Bertanya

Dapat disimpulkan pembelajaran Reciprocal Learning adalah metode pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman membaca dan memberikan manfaat agar tujuan pembelajaran tercapai. Melalui pengajaran langsung dan pemodelan ini harus memperhatikan tiga hal siswa belajar mengingat, berpikir, dan memotivasi diri. Ditunjukkan untuk mendorong siswa membangun skill-skill pembelajar dan pembaca, siswa dikelompokan secara berpasangan atau kelompok yang beranggotakan 4-5 siswa dalam kelompok tersebut.

Langakah-langkah Pembelajaran Reciprocal Teaching

Langkah-langkah pelaksanaan Reciprocal Learning antara lain :

  • Langkah 1 – Peragaan Awal

Bimbinglah siswa untuk belajar dengan memperagakan, mengikuti, dan menerapkan strategi-strategi pembaca efektif di atas selama proses membaca. Bacalah salah satu bagian teks dengan keras dan peragakan empat langkah tersebut-meringkas, mengklarifikasi, mempertanyakan, dan memprediksi. (* prediksi bisa menjadi optional bergantung pada materi optional bergantung pada materi yang dipelajari.

  • Langkah 2 – Pembagian Peran

Dalam kelompok-kelompok kecil yang masing-masing terdiri dari empat siswa, bebankan satu peran pada masing-masing anggota sebagai summariser (perangkum), questioner (penanya), clarifer (pengklarifikasi), dan predictor (penduga).

  • Langkah 3 – Pembacaan dan Pencatatan

Mintalah siswa untuk membaca beberapa paragraf dari teks terpilih. Mintalah mereka untuk menggunakan strategi-strategi mencatat, seperti menggarisbawahi, mengcoding, dan sebagainya.

  • Langkah 4 – Pelaksanaan Diskusi

Siswa yang berperan sebagai predictor bertugas membantu kelompoknya menghubungkan bagian-bagian teks dengan menyajikan prediksi-prediksi dari bagian sebelumnya dan juga membantu kelompoknya untuk memprediksi apa yang akan mereka baca selanjutnya dengan menggunakan isyarat-isyarat atau kesimpulan sementara dalam teks. Questioner bertugas membantu kelompok untuk bertanya dan menjawab pertanyaan tentang teks tersebut dan mengingatkan kelompok untuk menggunakan seluruh jenis pertanyaan (level tinggi dan level rendah).

Baca Juga:   Pengertian Konsep Matematika

Summariser bertugas menegaskan kembali gagasan utama dalam teks tersebut dengan bahasa mereka sendiri. Clarifier membantu kelompok menemukan bagian-bagian teks yang tidak jelas dan menemukan cara-cara untuk memperjelas kesulitan-kesulitan ini.

  • Langkah 5 – Pertukaran Peran

Peran-peran dalam kelompok harus saling ditukar satu sama lain. Teks yang berbeda juga perlu disajikan. Siswa mengulang proses ini dengan peran yang baru. Teruslah mengulang proses ini hingga topik/teks yang dipilih selesai di pelajari. (model pembelajaran

Dapat disimpulkan langkah pembelajaran Reciprocal Learning ini siswa dikembangkan untuk membantu guru menggunakan dialog- dialog kerjasama untuk mengajarkan pemahaman bacaan secara mandiri dan dapat saling membantu siswa lain dalam kelompok untuk menemukan bagian teks yang tidak jelas dan menemukan cara-cara memperjelas kesulitan-kesulitan ini.

Kelebihan dan Kelemahan Reciprocal Teaching

Setiap metode atau model pembelajaran tentunya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Adapun kelebihan dan kekurangan model pembelajaran Recipcrocal Learning adalah:

  1. Kelebihan model Reciprocal Learning:
    • Mengembangkan kreativitas siswa
    • Memupuk kerjasama antara siswa.
    • Menumbuhkan bakatvsiswa terutama dalam berbicara dan mengembangkan sikap.
    • Siswa lebih memperhatikan pelajaran karena menghayati sendiri.
    • Memupuk keberanian berpendapat dan berbicara di depan kelas.Melatih siswa untuk menganalisa masalah dan mengambil kesimpulan dalam waktu singkat.
    • Menumbuhkan sikap menghargai guru karena siswa akan merasakan perasaan guru pada saat mengadakan pembelajaran terutama pada saat siswa ramai atau kurang memperhatikan.
    • Dapat digunakan untuk materi pelajaran yang banyak dan alokasi waktu yang terbatas.
  2. Kelemahan Reciprocal Learning antara lain :
    • Adanya kurang kesungguhan para siswa yang berperan sebagai guru menyebabkan tujuan tak tercapai.
    • Pendengar (siswa yang tak berperan) sering mentertawakan tingkah laku siswa yang menjadi guru sehingga merusak suasana.
    • Kurangnya perhatian siswa kepada pelajaran dan hanya memperhatikan aktifitas siswa yang berperan sebagai guru membuat kesimpulan akhir sulit tercapai.
Baca Juga:   Pengertian Dan Langkah-Langkah Model Pembelajaran Inquiry Terbimbing

Untuk mengatasi dan mengurangi dampak kelemahan penggunaan strategi Reciprocal Learning penelitin dan guru selalu memberikan bimbingan dan pengarahan dalam berbagai kesempatan. Motivasi siswa menjadi bagian penting untuk menumbuhkan kesadaran pada diri siswa terhadap keseriusan pembelajaran.

Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan kelemahan dan kelebihan model pembelajaran Reciprocal Learning, dalam kelebihannya siswa dapat mengembangkan kreativitas siswa, memupuk kerjasama antara siswa, mempuk keberanian berpendapat dan berbicara didepan kelas, dan menumbuhkan bakat siswa dalam berbicaradan mengembangkan sikap.

Sedangkan kelemahannya siswa kurang kesungguhan yang berperan sebagai guru, yamg mendengar sering menertawakan tingkah laku siswa yang sebagai guru, siswa kurang memperhatikan pada pembelajaran dan hanya memperhatikan siswa yang berperan sebagai guru. Mengetasi kelamahan tersebut guru dapat memberikan motivasi untuk menumbuhkan kesadaran diri siswa terhadap keseriusan dalam belajar.

Demikian postingan tentang Pengertian Model Pembelajaran Reciprocal Learning semoga dapat menjadi referensi bagi anda, jika postingan ini dirasa bermanfaat bagi anda silahkan bagikan/share postingan ini. Terima kasih telah berkunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.