Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Metode PembelajaranPendidikan

Pengertian Metode Ceramah

0
×

Pengertian Metode Ceramah

Sebarkan artikel ini

Pengertian Metode Ceramah – Setiap metode mengajar ada kekurangan dan kelebihan, tetapi yang terpenting sebagai seorang guru adalah metode mengajar manapun yang akan digunakan harus jelas dahulu tujuan yang akan dicapai bahan yang akan diajarkan, serta jenis kegiatan belajar siswa yang diinginkan. Metode ceramah adalah suatu bentuk penyajian bahan pengajaran melalui penerangan dan penuturan lisan oleh guru kepada siswa tentang suatu topik materi. Dalam ceramahnya guru dapat menggunakan alat bantu/alat peraga seperti gambar, peta, benda, barang tiruan dan lain-lain. Peran siswa dalam metode ceramah adalah mendengarkan dengan seksama dan mencatat pokok-pokok penting yang dikemukakan oleh guru.1

Menurut Abuddin Nata, “bahwa metode ceramah adalah cara penyajian pelajaran yang dilakukan oleh guru dengan penuturan atau penjelasan secara langsung dihadapan peserta didik.”2 Sedangkan menurut Sholeh Hamid dalam bukunnya Edutaiment mengatakan bahwa “metode ceramah adalah metode yang memang sudah ada sejak adannya pendidikan.”3

Scroll untuk melihat konten

Metode ceramah ini termasuk metode yang paling banyak digunakan digunakan karena biaya murah dan mudah dilakukan, memungkinkan banyak materi yang disampaikan, adannya kesempatan bagi guru untuk menekankan bagian yang penting, dan pengaturan kelas dapat dilakukan secara sederhana.

Mengajar dengan metode ceramah berarti memberikan suatu informasi melalui pendengaran siswa, siswa dapat memahami apa yang disampaikan oleh guru dengan cara mendengarkan apa yang telah guru ucapkan.

Dalam proses pembelajaran disekolah, tujuan metode ceramah adalah menyampaikan bahan yang bersifat informasi (konsep, pengertian, prinsip- prinsip) yang banyak serta luas. Menurut Abdul Majid secara spesifik metode ceramah bertujuan untuk:

  1. Menciptakan landasan pemikiran peserta didik melalui produk ceramah yaitu bahan tulisan peserta didik sehingga pesertadidik dapat belajar melalui bahan tertulis hasil ceramah.
  2. Menyajikan garis-garis besar isi pelajaran dan permasalahanyang terdapat dalam isi pelajaran
  3. Merangsang peserta didik untuk belajar mendiri dan menumbuhkan rasa ingin tahu melalui pemerkayaan belajar
  4. Memperkenalkan hal-hal baru dan memberikan penjelasan secara gamblang.
  5. Sebagi langkah awal untuk metode yang lain dalam upaya menjelaskan prosedur – prosedur yang harus ditempuh peserta didik. Alasan guru menggunakan metode ceramah harus benar- benar dapat dipertanggung jawabkan.4
Kelebihan Metode Ceramah

Metode ceramah ini digunakan karena pertimbangan:

  1. Anak benar-benar memerlukan penjelasan, misalnya karena baru atau guna menghindari kesalah pahaman.
  2. Benar-benar tidak ada sumber bahan pelajaran bagi para peserta didik.
  3. Menghadapi peserta didik yang banyak jumlahnya dan bila menggunakan metode lain sukar untuk diterapkan.

Adapun Kelebihan-kelebihan dari metode ceramah:

  1. Praktis dari sisi persiapan
  2. Efisien dari sisi waktu dan biaya.
  3. Dapat menyampaikan materi yang banyak
  4. Mendorong guru untuk menguasai materi
  5. Lebih mudah mengontrol kelas
  6. Peserta didik tidak perlu persiapan
  7. Peserta didik langsung menerima ilmu pengetahuan.

Dalam hal ini Roestiyah NK menjelaskan teknik berceramah mempunyai keunggulan pula seperti yang kita lihat bahwa guru akan lebih mudah mengawasi ketertiban siswa dalam mendengarkan pelajaran, disebabkan mereka melakukan kegiatan yang sama. Bagi guru juga ringan, karena perhatiannya tidak terbagi-bagi atau terpecah-pecah.5Teknik pengajaran melalui model ceramah dari dahulu sampai sekarang masih berjalan dan paling banyak digunakan, namun usaha-usaha peningkatan teknik pengajaran tersebut tetap berjalan terus, namun ada beberapa hal yang perlu diketahui dalam menggunakan model ceramah yakni ada kelemahan yang perlu dipaparkan.

Kelemahan model ceramah
  1. Guru lebih aktif sedangkan murid pasif karena perhatian hanya terpusat pada guru.
  2. Siswa seakan diharuskan mengikuti segala apa yang disampaikan oleh guru, meskipun murid ada yang bersifat kritis karena guru dianggap selalu benar.
  3. Siswa akan lebih bosan dan merasa mengantuk, karena dalam metode ini, hanya guru yang aktif dalam proses belajar mengajar, sedangkan para peserta didik hanya duduk diam mendengarkan penjalasan yang telah diberikan oleh guru.

Menurut Abuddin Nata dalam bukunnya Prespektif Islam tentang Strategi Pembelajaran, menyatakan bahwa:

Kekurangan metode ceramah antara lain cenderung membuat peserta didik kurang kreatif, materi yang disampaikan hannya mengandalkan ingatan guru, kemungkinan adannya materi pelajaran yang tidak dapat diterima sepenuhnya oleh peserta didik, kesulitan dalam mengetahui tentang seberapa banyak materi yang dapat diterima oleh anak didik, cenderung verbalisme dan kurang merangsang.

Daftar Pustaka

1 Mu’awanah, Strategi Pembelajaran Cet 1 (Kediri: Stain Kediri Press, 2011), 27.

2 Abuddin Nata, Prespektif Islam Tentang Strategi Pembelajaran (Jakarta: Kencana, 2011), 181.

3 Sholeh Hamid, Metode Edutaiment (Jogjakarta: Diva Press, 2011), 209.

4 Abdul Majid, Perencanaan Pembelajaran ( Bandung: PT Remaja Rosda karya ,2009), 138.

5 Roestiyah, NK, Strategi Belajar Mengajar (Jakarta: Rineka Cipta, 2008), 138.

Sekian dulu penjelasan singkat tentang Pengertian Metode Ceramah semoga dapat menjadi referensi bagi anda, jika postingan ini dirasa bermanfaat bagi anda silahkan bagikan/share postingan ini. Terima kasih telah berkunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.