Pengertian Keaktifan Belajar

Diposting pada

Pengertian Keaktifan Belajar – Aktif menurut kamus besar bahasa Indonesia (2002: 19) berarti giat ( bekerja atau berusaha), sedang kan keaktifan diartikan sebagai hal atau keadaan dimana siswa dapat aktif. Dengan demikian keaktifan dapat dari dalam proses pembelajaran. Apabila siswa aktif maka siswa dapt mengembangkan sendiri potensi yang ada pada diri mereka,oleh sebab itu perlu diciptakan pembelajaran aktif untuk mendukung potensi siswa. ”Pembelajaran aktif (active learning) dimaksudkan untuk mengoptimalkan penggunaan semua potensi yang dimiliki oleh siswa didik, sehingga semua didik dapatmencapai hasil belajar yang memuaskan sesuai dengan karakteristi pribadi yang mereka miliki.” (Siregar & Nara,2010: 106).

Disamping memberikan kesempatan untuk mengembangkan diri sesuai dengan bakat dan minat siswa pembelajaran aktif juga dapat mencapai tujuan belajar secara totalitas.sedangkan menurut Ulun(2013: 12) “ keaktifan belajar adalah kegiatan atau kesibukan peserta didik dalam kegiata belajar mengajar di sekolah maupun di luar sekolah yang menunjang keberhasilan siswa.” Jadi keaktifan belajar adalah upaya siswa dalam mengembangkan potensi diri melalui kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar.

Menurut Usman (2002: 26) cara yangdapat di artikan guru untuk memperbaiaki keterlibatan siswa antara lain dengan meningkatkan persepsi siswa secara aktif dalam kegiatan belajar mengajar menbuat respon yang aktif dari siswa, melakukan masa transisi antara kegiatan dalam mengajar dengan secara cepat dan luwes ,memberikan pelajaran yang jelas dan tepat sesuai dengan tujuan mengajar yang akan dicapai,mengusahakan agar pengajaran dapat lebih memacu minat siswa. Jadi, keaktifan belajar adalah kemampuan siswa secara mandiri dan aktif dalam belajar yang akan diciptakan oleh guru dalam proses pembelajaran.

Baca Juga:   Pembelajaran Elektronika

Berdasarkan pendapat dari beberapa ahli di atas, maka dapat disimpulkan keaktifan belajar adalah kemampuan siswa secara mandiri dan aktif dalam belajar

Meliputi aktif bertanya, aktif berdiskusi, aktif mencatat hal – hal penting, dan aktif mencari sumber belajar yang dapat diciptakan oleh guru dalam proses pembelajaran.

  1. Faktor – faktor yang Mempengaruhi Keaktifan Belajar

Keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran dapat meransang dan mengembangkan bakat yang dimilikinya. Selain itu, untuk melatih siswa agar berpikir kritis dan dapat memecahkan  berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari –hari. Di samping itu,guru juga dapat merencanakan system pembelajaran secara sistematis,sehingga merangsan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran.Gagne dan Briggs (dalam Martinis, 2007: 84) mengatakan bahwa faktor- faktor yang dapat menumbuhkan timbulnya keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran, yaitu:

  1. Memberikan dorongan atau menarik perhatian siswa, sehingga mereka dapat berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran.

  2. Menjelaskan tujuan intruksional (kemampuan dasar kepada siswa).

  3. Mengingatkan kopetensi belajar kepada siswa.

  4. Memberikan stimulus (masalah, topik, dan konsep yang akan dipelajari).

  5. Member petunjuk kepada siswa cara mempelajarinya

  6. Memunculkan aktivitas, partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran.

  7. Member umpan balik (feed back).

  8. Melakukan tagihan –tagihan kepada siswa berupa tes, sehingga kemampuan siswa selalu terpantau dan terukur.

  9. Menyimpulkan setiap materi yang disampaikan di akhir pembelajaran.

  10. Indikator  Keaktifan Belajar

Menurut Dimyati & Mudjiono (2006: 45) indicator keaktifan mencakup antaranya: 1) siswa mau mencatat atau sekedar mendengarkan penjelasan guru, 2) siswa memperhatikan hal-hal yang dijekaskan oleh guru tentang materi pelajaran, 3) siswa mencatat tugas yang diberikan dan mengerjakan tugas rumah, 4) siswa mau berdiskusi dalam kelompok untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan pelajaran, 5) siswa mampu melibatkan diri dalam proses Tanya jawab dalam kelas, 6) siswa mau terlibat dalam menyimpulkan pembalajaran bersama guru dan teman siswa lainnya.

Baca Juga:   Pengertian Belajar, Prinsip Belajar dan Hasil Belajar

Menurut Sudjana (2006: 61) berpendapat bahwa keaktifan para siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar dapat dilihat dari beberapa hal yaitu: 1) ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung siswa turut serta melaksanakan tugas belajarnya, 2) siswa mau terlibat dalam pemecahan masalah dalam kegiatan pembelajaran, 3) siswa mau bertanya kepada teman atau kepada guru apabila tidak memahami, menemui kesulitan, 4) siswa mau berusaha mencari informasi yang dapat diperlukan untuk pemecahan persoalan yang sedang dihadapinya, 5) siswa melakukan diskusi kelompok sesuai dengan petunjuk guru, 6) siswa mampu menilai kemampuan dirinya dan hasil –hasil yang diperolehnya, 7) siswa belatih memecahkan soal atau masalah, 8) siswa memiliki kesempatan menggunakan atau menerapkan apa yang telah diperolehnya dalam menyelesaikan tugas atau persoalan yang dihadapinya.

Berdasarkan hasil diskusi dengan kelompok studi yang menggunakan variable keaktifan tentang beberapa indikator keaktifan siswa dari beberapa ahli ,peneliti menyimpulkan indikator keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran adalah: 1) Mencatat, memperhatikan, mendengarkan penjelasan materi atau instruksi dari guru, 2) bekerjasama dalam kelompok,3), bertanya kepada guru atau teman apabila belum memahami materi, 4) mencari informasi dari berbagai sumber belajar untuk memecahkan persoalan, 5) menerapkan langkah –langkah cara kerja atau instruksi dari guru, 6) melatih diri memecahkan soal atau mengerjakan soal diLKS, 7) mampu mengkomunikasikan hasil diskusi kelompok.

Baca Juga:   Pengertian dan Contoh Pembelajaran Cooperative Learning

  1. Pengaruh Keaktifan Terhadap Proses Belajar Siswa

Materi dalam pembelajarn IPA sebagian besar bersifat abstrak banyak istilah – istilah penting dalam dunia IPAyang terkadang sulit untuk dipahami siswa seperti halnya dalam materi IPA tentang Cara Makhlul Hidup Menyesuaikan Diri dengan Lingkungannya dalam materi ini ada beberapa istilah pentingdan hafalan tentang cirri fisik yang dimiliki hewan dan hal itu banyak sekali bagian – bagian dan fungsi – fungsinya.

Etin (2007: 23) mengungkapkan dengan siswa aktif maka siswa akan berusaha menggali informasi lebih dalam agar informasi yang mereka peroleh benar- benar mereka pahami sehimgga tujuan dari proses belajar tercapai dengan baik. Melalaui hal tersebut siswa akan terlatih untuk cepat tanggap atau terlatih untuk berpikir kritis dalam menerima informasi yang diberikan oleh guru.

Demikian artikel singkat tentang Pengertian Keaktifan Belajar semoga dapat menjadi referensi bagi anda, dan jika artikel ini dirasa bermanfaat bagi anda silahkan bagikan/share artikel ini. Terima kasih telah berkunjung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.